FIMNY Sukses Adakan Peyambutan Mahasiswa Baru

Para Maba saat berfoto dengan Ketua Umum FIMNY.
Yogyakarta, FIMNY.or.id – Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) telah sukses melaksanakan kegiatan penyambutan mahasiswa baru periode 2017-2018, pada hari Rabu, 24 Mei 2017 yang bertema “Menciptakan Geneasi Muda yang Berpendidikan Berbudaya dan Berahlakul Qarimah”, berlangsung di Aula Golkar Yogyakarta.

Selain peyambutan mahasiswa baru, pengurus FIMNY juga merangkaikannya dengan sosialisasi program kerja selama kepegurusan FIMNY periode 2017-2018, dan diadakan juga Dialog Publik yang menghadirkan tiga pemateri yang berkompeten dibidangnya.

Pada awal pembukaan acara, Ketua Panitia Ainul Rofik dalam sambutanya menyampaikan terimakakasih kepada seluruh hadirin yang berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada semua anggota FIMNY, baik itu pengurus maupun senior. Karena telah menghadiri acara penyambutan mahasiswa baru ini, selamat datang kepeda teman-teman mahasiswa baru, selamat datang di kota Yogyakarta,” beber mahasiswa Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Pemateri pertama yaitu saudara  Dedi Purwanto (Mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta [DPC PERMAHI DIY] / Mahasiswa Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dengan materi yang di sampaikan tentang “kebudayaan”. Saat peyampaian  materi beliau megatakan bahwa,  “Budaya itu sendiri tercipta dari akumulasi Rasa, Cipta, cinta juga nilai nilai yang di anggap baik dan buruk.  Rasa itu apa yang terkontrusi di dalam jiwa, sedangkan cipta itu sesuatu yang dilihat dengan kasat mata,” bebernya.

Pemateri kedua disampaikan oleh Ketua Umum Keluarga Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta saudara Agus Salim, dengan materi yang di samapaikan tentang “Pergaulan”, menurut beliau pergaulan adalah suatu interaksi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan interaksi dengan kelompok dan kelompok. “Pergaulan juga mampu menggerakkan mahasiswa sebagai agen yang megontrol dan agen yang membawa suatu perubahan,” tutur mahasiswa Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Pemateri ketiga adalah Mantan Ketua Umum Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Mbojo-Yogyakarta, saudara M. Jamil, S.H. dengan materi yang disampaikan tentang “Pendidikan”. Pendidikan menurut beliau merupkan suatu proses pembentukan karakter seseorang secara intelektual. “Pendidikan merupakan suatu proses pembentukan karakter seseorang secara intelektual dan emosional yang diwariskan dari generasi ke generasi,” beber Mahasiwa Pascasarjana Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini.

Para pemateri, kanan ke kiri (M. Jamil, S.H., Agus Salim, Dedi Purwanto) dan moderator Abdurrahman Ismail.
Ketiga pemateri tampil dalam satu panggung, untuk memperlanjar berjalannya dikusi maka didampingi oleh moderator Abdurahman Ismail (Mahasiswa Universitas Widya Mataram Yogyakarta).

Acara berjalan lancar, saat diskusi pun terlihat meriah karena terjadi interaksi yang aktif antara peserta yang hadir dan para pemateri. Kegitan tersebut dihadiri semua pengururus, anggota, dan senior-senior FIMNY.


Penulis: Jumratun
Bidang Hubungan Masyarakat Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) / Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambaarukmo Yogyakarta (STIPRAM).

PCNU Kota Yogyakarta, Ramadhan Tahun Ini Agendakan Turba Keliling PAC

Suasana saat rapat PCNU Kota Yogyakarta. 
Yogyakarta, FIMNY.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta selenggarakan rapat pada 3 Mei 2017 sore, membahas agenda untuk bulan Ramadhan yang berlangsung di Pondok Pesantren Ulil Albab, Balirejo Kota Yogyakarta.

Salahsatu agenda terpenting yang digagas PCNU Kota Yogyakarta untuk bulan ramadhan adalah melakukan turba keliling diseluruh pimpinan anak cabang (PAC) yang berada di Kota Yogyakarta. Ada 14 PAC yang berada dibawah komando PCNU Kota Yogyakarta, diantanya PAC Danurejan, PAC Gedong Tengen, PAC Gondokusuman, PAC Gondomanan, PAC Jetis, PAC Kotagede, PAC Kraton, PAC Mantrijeron, PAC Mergangsan, PAC Ngampilan, PAC Pakualaman, PAC Tegalrejo, PAC Umbulharjo, dan PAC Wirobrajan. "PCNU Kota Yogyakarta dalam momentum ramadhan tahun 2017 ini akan melakukan turba keliling setiap MWC yang ada," beber Ketua Tanfidziah PCNU Kota Yogyakarta K.H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. usai rapat berlangsung.

Lebih lanjut lelaki energik yang juga sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Kota Yogyakarta ini mengatakan bahwa warga NU di kota Yogyakarta sebenarnya banyak, namun yang disayangkan warga NU kebanyakan tidak mau atau malu mengakui ke-NU-annya, kalau semua warga warga NU mengakuinya maka NU di kota Yogyakarta akan besar dan kebih berjaya lagi. "Orang kalau tidak malu mengakui dirinya NU, maka NU kota Yogyakarta akan maju," ucapnya. Lebih jauh Ahmad Yubaidi mengatakan pengurus PCNU dan banomnya harus lebih kreatif dan sering membuat agenda serta gebrakan besar untuk membangun kesadaran warga NU untuk mengakui NU. "Kita harus bersama membangun kesadaran warga NU untuk mau mengakui ke-NU-annya," ajaknya.

Salahsatu upaya yang dilakukan untuk bangun kesadaran warga NU yakni dengan sering adakan kegiatan dan juga menanamkan pemahaman pada seluruh takmir masjid di kota Yogyakarta yang nadzirnya NU. "Dalam waktu dekat kita akan kumpulkan takmir Masjin yang nadzirnya NU. Potensi NU kota itu banyak, diantaranya Maarif dan masjid yang nadzirnya NU," ketus Ahmad Yubaidi.

Saat rapat tersebut, dihadiri oleh pengurus PCNU Kota Yogyakarta, perwakilan seluruh PAC, lembaga dan banom NU yang berada di Kota Yogyakarta. (Red / FIMNY)
Suasana saat berlangsungnya rapat PCNU Kota Yogyakarta. 


FIMNY Gelar Mubes Ke-VI sekaligus Pelantikan Pengurus Baru Periode 2017-2018

Ketua Demisioner FIMNY Mulyadin (baju putih) saat serah terima jabatan keppada ketua terpilih Gajali (baju kotak-kotak). 
Sleman, FIMNY.or.id – Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) telah melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) Ke-VI pada hari Jum’at-Minggu 05-07 Mei 2017 di Yayasan Tauhidul Ummah Pusat Yogyakarta yang beralamat di Candibinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tidak lama setelah Mubes berlangsung, dilanjutkan dengan acara pelantikan pengurus baru periode 2017-2018.

Acara berlangsung selama 3 hari yang diikuti oleh seluruh aggota FIMNY hari pertama di buka dengan acara resmi dan di lanjutkan dengan pembahasan pleno-pleno. Pleno satu membahas tentang Tata Tertib Musyawarah Besar, berlangsung Jum’at, 05 Mei 2017.

Sementara hari kedua di lanjutkan dengan acara pembahasan pleno 2, tentang  Laporan Pertanggung Jawabang (LPJ) kepengurusan Periode 2015-2017, dilanjutkan dengan pleno 3 dan pleno 4. Pleno 3 membahasan AD/ART, GBPK dan Rekomendasi, untuk pleno  4 pemilihan ketua baru FIMNY periode 2017-2018. Acara pemilihan ketua berlangsung secara damai dan tertib.

Ada 3 orang yang menjadi Kandidat dalam pemilihan ketua umum FIMNY, diantaranya, Gajali, Fahrul Maulana Akbar, dan Nursuciyati. Prosesi pemilihan ketua berlangsung selama satu jam, dan yang terpilih menjadi Ketua Umum FIMNY adalah saudara Gajali.

Pemilihan ketua telah selesai, selang beberapa jam langsung dilanjutkan dengan acara  pelantikan pengurus baru FIMNY periode 2017-2018, pada hari Minggu, 07 Mei 2017 mulai pukul 20.00 WIB.

Saat acara pelantikan berlangsung, Ketua Umum terpilih saudara Gajali menyampaikan terimakasih kepada seluruh keluarga FIMNY. "Terima kasih banyak atas kepercayaan rekan-rekan semua. Kepercayaan ini saya akan jaga dan melakukan dengan sebaik-baik mungkin sampai pada akhir kepengurusan periode 2017-2018. Satu yang tidak bisa kita hindari, berbicara FIMNY sebenarnya tidak bergantung pada seorang pemimpin saja, tapi bergantung pada kita semua khususnya pengurus dan warga FIMNY pada umumnya agar ikut berlomba-lomba menuangkan ide dan gagasannya untuk mengembangkan FIMNY dan memajukan FIMNY kedepannya," bebernya.

Lebih lanjut ketua yang baru saja dilantik ini mengharapkan partisipasi keluarga FIMNY untuk ikut andil mensukseskan satu periode kepengurusannya. "Harapan saya selaku ketua terpilih pada seluruh anggota FIMNY, mari kita mengindahkan kepengurusan nanti yang akan kita pilih sebagai sesuatu yang membawa FIMNY lebih jaya lagi kedepannya, karena tanpa partisipasi kawan-kawan semua, saya selaku ketua FIMNY sangat tidak mungkin membawa nama baik FIMNY seorang diri,” ketus Gajali.

Salahsatu senior FIMNY M. Jamil, S.H. mengungkapkan harapannya pada pengurus baru. “Harapan saya untuk kepengurusan 2017-2018, mudah-mudahan lembaga kita lebih lancar program kerjanya dan lebih baik lagi dari sekarang, mengingat saat ini anime masyarakat FIMNY itu sangat tinggi dalam berlembaga. Maka harapannya kepengurusan sekarang ini lebih intensif lagi mengembangkan potensi yang ada dalam masyarakat FIMNY, dan terus berkolaborasi dengan lembaga-lembaga lain. Kalau hanya kita berkecimpung dalam lembaga sendiri, lembaga kita tidak akan berkembang. Maka untuk kepengurusan sekarang harus bisa melebarkan sayapnya dengan lembaga-lembaga lain, bukan hanya lembaga di bawah naungan KEPMA. Tapi juga lembaga diluar Bima bahkan lembaga yang lebih besar lagi, jangan takut melebarkan sayap, karena saya percaya kepengurusan selanjutnya ini mampu dan bisa mewujudkan itu semua," ucapnya

Lebih lanjut mantan ketua umum Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Mbojo-Yogyakarta ini mengatakan, "Kalau terkait program kerja, buat program kerja yang bisa dan mampu teman-teman laksanakan. Satu atau dua agenda dalam satu bidang pun tak masalah. Kalaupun nanti pada saat pelaksanaanya lebih dari agenda yang direncanakan itu malah lebih baik. Yang penting program kerja yang disahkan dalam Raker mampu teman-teman pengurus selesaikan dalam satu periode itu. Akhir kata, Mudah-mudahan kepengurusan periode ini lebih baik lagi,” ucap M. Jamil.

Mantan Ketua FIMNY periode 2013-2014 Buhari Muslim menekankan pengurus baru membangun hubungan konslidasi antara lembaga-lembaga lain untuk membangun jaringan kelembagaan. “Untuk pengurus Periode 2017-2018 harus membangun hubungan konslidasi antara lembaga, supaya jaringan-jaringan lembaga bisa di gunakan untuk generasi-generasi selanjutnya, kemudian terkait mengenai program kerja terukur, terarah dan mungkin bisa di laksanakan jangan prioritaskan program yang terlalu besar sehingga meniadakan program-program kecil yang manfaatnya lebih tinggi, dan tekuni bidang-bidangnya masing-masing, lebih perbanyak kajian-kajian ilmiah maupun karya-karya semacam tulisan yang telah menjadi roh lembaga FIMNY” beber Buhari.

Ketua Umum Demisioner periode 2015-2017 FIMNY Mulyadin berharap pengurus baru mampu bertindak tegas, dan bertindak, profesional dalam menghadapi kemungkinan permasalahan kedepannya. “Semoga ketua terpilih kedepannya mampu membawa FIMNY lebih baik lagi, bisa membawa FIMNY kearah yang lebih progresif lagi, dan apabila ada persoalan mampu menyelesaikannya secara pribadi maupun secara lembaga. Semoga mampu bertindak tegas dan bertindak
profesional dalam menghadapi permasalahan pada kepengurusan,” harap Mulyadin.

Pembina FIMNY Muchtar, S.Pd. dalam sambutannya menaruh harapan besar pada pengurus yang baru agar mampu menjadikan FIMNY sebagai contoh untuk lembaga-lembaga Bima yang ada di seluruh Nusantara. “Kita harus lebih semangat lagi dalam membangun FIMNY ini menjadi kiblatnya orang-orang Ncera yang ada di seluruh Indonesia. Kepengurusan 2017-2018 ini harus ada perubahan untuk membangun FIMNY kedepannya. Mudah-mudahan kedepannya apabila ada perselisihan dan persoalan yang ada di lembaga FIMNY, sekecil apapun itu kita harus menyelesaikannya dengan secara baik-baiknya secara rel kelembagaan. Apabila kedepan ditemui masalah, ketua harus mampu mengambil alih atau mampu menyelesaikan semua masalah itu dengan baik,” ucap Muchtar.

Ketua Umum Keluarga Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta Agus Salim yang diwakili sekretarisnya Muhamnad Akhier mengharapkan kepada pengurus baru mampu bertindak cerdas dalam membawa lembaga maupun menyelesaikan semua persoalan kelembagaan FIMNY. “Semoga FIMNY semakin maju kedepannya, dan bisa bertindak cerdas,” harap Akhier saat menyampaikan sambutan mewakili ketua Umum KEPMA Bima-Yogyakarta. (Siti Hawa / FIMNY)

Suasana saat Mubes Ke-VI dan Pelantikan Pengurus Baru FIMNY periode 2017-2018.