Home » » Puisi: Air Mengalir

Puisi: Air Mengalir

Ahmad Permadi
Aku adalah air mengalir
Gemercik bersuara tanpa busana
Lewati batu menjulang keras
Aku sering berbelak mengikuti nurani
Kadang menulak dan tidak sering terjun

Aku adalah air mengalir
Muara menanti ujung
Setiap mengalir sangat bermakna
Setiap terjun terasa melayang

Apa yang kucari
Hanyalah mengalir!
Bukan tebing yang tinggi
Bukan batu yang lebar
Bukan keris yang beris
Bukan pula memancing yang bertepi

Aku adalah air yang mengalir dan mengalir terus
Tak berhenti-hentinya air mengalir
Tanpamu ku tak terhibur
Terimakasih air mengalir


Yogyakarta, 20 Maret 2015
Karya: Ahmad Permadi (Kelas VI SD/Santriwan Yayasan Tauhidul Ummah Pusat Yogyakarta)

0 komentar:

Posting Komentar