Prodi Ilmu Hukum Gelar Kuliah Umum

Yogyakarta, FIMNY.org – Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada hari Kamis, 22 Mei 2014 menyelenggarakan Kuliah Umum Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kuliah Umum tersebut mengangkat tema: Partisipasi Politik Perempuan dalam Konstitusi: Indonesia dan United State of America (U.S.A), dengan mendatangkan para pemateri yang memang ahli dibidangnya yakni Mr. Theodore Lyng (Political Conselor, Embassy of United States) dan Nihayatul Wafiroh, M.A. (Elected Candidate of DPR RI 2014-2019) dengan didampingi oleh moderator Lindra Darnela, S.Ag., M.Hum. (Departemen of Law Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Dalam kesempatan Kuliah Umum tersebut dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta dan berlangsung di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hadir pula dalam kesempatan itu Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Bapak Udiyo Basuki, S.H., M.Hum. dan Sekretaris Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Bapak Ach. Tahir, S.H.I., S.H., LL.M.

Dalam kesempatan itu para pemateri memaparkan kondisi masing-masing situasi Peran Perempuan dalam Konstitusi dimasing-masing Negara, Mr. Theodore Lyng (Political Conselor, Embassy of United States) memaparkan kondisi dan situasi peran perempuan dalam konstitusi di Amerika Serikat (United State of America) dan Nihayatul Wafiroh, M.A. (Elected Candidate of DPR RI 2014-2019) meaparkan kondisi dan situasi peran perempuan dalam konstitusi di Indonesia.

PERMAHI Komsat UIN SuKa Gelar Makrab

Yogyakarta, FIMNY.org – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta (DPC PERMAHI Yogyakarta) Komisariat Universitas Islam negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada hari Sabtu-Minggu, 3-4 Mei 2014 menyelenggarakan Malam Keakraban di Pantai Poktunggal Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Malam Keakraban tersebut diselenggarakan dalam rangka mempererat tali silaturrahmi antar sesama kader PERMAHI khususnya kader PERMAHI Komisariat Universitas Islam negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan malam keakraban tersebut dihadiri oleh semua kader PERMAHI Komisariat Universitas Islam negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dihadiri pula oleh Ketua PERMAHI Komisariat Universitas Islam negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta saudara Angga Wijaya.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta (DPC PERMAHI Yogyakarta) saudara Sugiarto, S.H. serta Ketua I Bagian Internal Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta (DPC PERMAHI Yogyakarta) saudara Joko Upoyo Wicaksono.

Hadirnya pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta (DPC PERMAHI Yogyakarta) tersebut memberikan arahan dan semangat kepada para kader-kader PERMAHI agar selalu semangat dan terus menjaga kekompakan dan menanamkan dalam diri masing-masing tentang rasa memiliki PERMAHI.

Suasana Saat Makrab
Suasana pemasangan tenda


Ambisi Kaum Yahudi Menguasai Dunia


Judul Buku : Sejarah Konflik dan Peperangan Kaum Yahudi
Penulis : Najamuddin Muhammad
Penerbit : Buku Biru
Tahun terbit : 2014
Tebal Buku  : 190 Hal
ISBN : 978-602-255-405-9

FIMNY.org – Sejak zaman dahulu, dunia telah dipenuhi oleh berbagai kospirasi. Banyak studi sejarah yang mengungkap berbagai peristiwa besar dalam peradaban manusia yang dipicu oleh kehendak segelintir orang yang hendak menancapkan kekuasaan dalam Negaranya. Kaum yahudi dikenal sebagai sosok yang jenius dan cerdas serta mempunyai lobi yang membuat orang susah untuk untuk menolak. Tidak heran, dalam perjalanan peradabannya kaum yahudi seringkali sulit berbaur dan berasimilasi dengan kebudayaan setempat dimana mereka tinggal, karena mereka merasa menjadi etnis yang paling unggul dan sosok yang istimewa dari ciptaan tuhan.

Berbicara tentang kaum yahudi, maka mungkin akan terlintas dalam pikiran kita mengenai bangsa israel yang menindas dan mengeksploitasi bangsa palestina. Kaum yahudi dan israel layaknya dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Cikal bakal kaum yahudi atau israel memiliki lebih dari satu versi. Namun, versi yang terpopuler dan terpercaya menyatakan bahwa kaum yahudi adalah keturunan dari nabi ibrahim. Nabi ibrahim mempunyai dua orang anak yaitu ismail dan ishak dari kedua istrinya, hajar dan sarah. Dan dari keturunan ishak inilah cikal bakal atau awal munculnya kaum yahudi.

Orang yahudi terkenal dengan kecerdasan dan kejeniusannya otaknya. Tetapi, seiring dengan tingkat kecerdasan dan kejeniusannya, kaum yahudi mempunyai watak-watak yang  sangat merugikan orang lain. Adapun beberapa watak kaum yahudi yang disebutkan dalam al quran antara lain : al hasad (dengki), al fusuk (ingkhar pada allah), suka melanggar janji, rakus pada kesenangan dunia dan takut mati. Dalam sejarahnyapun kaum yahudi sangat  membenci nabi muhammad dan seluruh umatnya (umat muslim).  Sebagai manifestasinya, kaum yahudi senantiasa memusuhi islam dan melakukan rekayasa untuk melenyapkan kitab suci al quran dari  muka bumi ini, karena dalam kitab itu kaum yahudi merasa ditelanjangi dalam soal kebobrokan kaumnya.

Sejarah konflik kaum yahudi dengan umat islam sudah ada ketika rasulullah masih hidup dan memimpin kota madinah al munawwaroh. Hal ini dibuktikan dengan adanya konflik dan perselisihan  antara nabi muhammad dan umat islam dengan bani-bani (suku-suku) dari kaum yahudi dimadinah waktu itu. Sebagai contoh, sebut saja tiga  suku utama yahudi yang tinggal di madinah yang ketiga-tiganya pernah berselisih dengan rasulullah atau umat muslimin yaitu kaum yahudi dari bani nadhir, kaum yahudi dari bani quraidhah, dan kaum yahudi dari bani qainuqa.

Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, bahwa kaum yahudi memiliki karakter sombong dan selalu mengunggulkan etnisnya sendiri. Walaupun mereka sebagai kelompok pendatang, karena haram hukumnya bagi mereka untuk berbaur apalagi berasimilasi denga komunitas setempat atau selain dari golongan mereka, walaupun mereka hidup dan tinggal dalam masyarakat yang plural, tetapi kaum yahudi hanya bisa berbagi dengan kaumnya. Riwayat perjalanan konflik kaum yahudi  masih berlansung hingga kini. Mereka selalu menjadi sutradara  atau aktor dibalik layar dalam konflik dan drama berdarah disetiap waktu dan tempat.

Tragedi tak berdarah di inggris adalah merupakan ulah kaum yahudi, yang merasa kesal karena diusir dari tanah inggris oleh raja inggris, Edwar I pada tahun 1920. Kemudian, perang tanpa nama yang terjadi di prancis, merupakan tragedi berdarah dalam revolusi prancis (1789-1799) yag dilakukan kaum yahudi dengan sengaja menggiring negara tersebut dalam situasi krisis, sehingga terjadi gejolak dan pemberontakan dari bawah. Tidak hanya itu, melainkan masih banyak lagi, misalnya seperti dibalik pembantaian minggu berdarah, tragedi yang terjadi pada tanggal 22 januari 11905 di rusia, tragedi holocaust (drama petinggi yahudi), zionis di bumi palestina, drama perdamaian israel dan palestina, dan brutalisme yahudi terhadap palestina.

Perjuangan kaum yahudi dengan misinya untuk menguasai dunia belumlah berakhir, melainkan masih bertambah eksis, apalagi dengan munculnya segala macam kecanggihan sebagaimana saat ini. Pada saat ini kaum yahudi telah melakukan penyusupan di media-media massa dan badan-badan internasional. Penyusupan kaum yahudi dalam media massa, misalnya salah satu pendiri kantor berita  terbesar di dunia adalah seorang yahudi, julius reuter yang lahir pada tahun 1816. Begitupun dengan surat kabar new york times yang terbit sejak tahun 1841, merupakan media paling bergensi yang dikuasai loeh kaum yahudi. Kaum yahudi pun tidak terlepas dari dunia perfilman dan televisi sebagai alat untuk menggapai tujuannya dan ambisinya.

Beberapa perusahaan di dunia telah berhasil dikuasai dan dikendalikan oleh kaum yahudi. Kaum yahudi sengaja memproduksi film agar kebenaran ddi dunia ini bisa di putar balikan. Adalah 90% perusahaan perfilman di amerika serikat berada dalam kendali kaum yahudi. Dan sampai saat ini kaum yahudi sudah mampu menyusup pada perusahaan penerbitan buku-buku, menyusup pada badan-badan dunia. Sebut saja salah satu badan internasional yang sangat terkenal adalah PBB (perserikan bangsa-bangsa). Organisasi yang didirikan pada tahun 1945 denga sidang pertamanya adalah pada tahun 1946 di new york, sekaligus menjadikan kota itu (new york) sebagai markas besarnya. Dalam organisasi ini kaum yahudi mempunyai pengaruh yang cukup besar, karena banyak petinggi PBB yang bersal dari kaum yahudi.

Itulah sekilas tentang sejarah konflik dan peperangan yang diciptakan oleh kaum yahudi sebagaimana yang dijelaskan penulis dalam buku ini. Memaparkan bagaimana kaum yahudi dengan misinya untuk menguasai dunia dan ingin membuktikan kepada dunia bahwa mereka merupakan golongan yang suprior di antara kaum lainnya. Dalam bukunya penulis secara tersirat memaparkan tentang bagaiamana kaum yahudi berusaha menguasai dunia denga kepiawaian yang mereka miliki. Dan bagi siapapun yang ingin mengetahui secara rinci tentang kaum yahudi, saya pikir buku ini bisa dijadikan sebgai salah satu sumber rujukan dan sumber pengetahuan. Dan siapa sangka, bahwa dibalik tragedi perang dunia I, Dunia II maupun bom atom yang meluluh lantakan kota hirosima dan nagasaki di jepang, ada campur tangan pihak yahudi. Lebih jelasnya silahkan baca bukunya. (Pernah dimuat juga di wasathon.com)

Peresensi : Agus Salim DH, Mahasiswa Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan pengurus FIMNY Bidang SDM.

Dua Doktor Baru di FSH UIN Sunan Kalijaga

Dr. Siti Fatimah, S.H., M.Hum.

Yogyakarta, FIMNY.org. Di awal tahun 2014 ini Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil menambah kekuatan sumber daya manusia khususnya di kalangan dosen. Pada tanggal 26 April 2014 lahir doktor baru, Dr. Sri Wahyuni, S. Ag., SH., M. Ag., M. Hum, kemudian pada tanggal 3 Mei 2014 menyusul Dr. Siti Fatimah, S.H., M.Hum. dan puncaknya adalah turunnya SK Guru besar Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, Prof. Noorhaidi Hasan, MA., M. Phil., Ph.D. Sri Wahyuni dapat menyelesaikan program doktornya dari UII dan mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ridwan Khairandy, SH., MH. Sebagai promotor, Nandang Sutrisno, SH., LL.M., M.Hum, Ph.D sebagai co promotor, Prof, Dr. Adi Suslistiyono, SH., MH., Prof. Jawahir Thontowi, SH., Ph.D., Prof. Dr. H. Khoiruddin Nasution, MA. dan Dr. Siti Anisah, SH., M. Hum.sebagai anggota. Disertasinya berjudul: Hukum Perkawinan Warga Negara Indonesia Beda Agama di Luar Negeri. Fokus penelitian dalam disertasinya mengkaji perbedaan nilai-nilai filosofis tentang keagamaan hukum perkawinan di luar negeri dan nilai-nilai filosofis tentang keagamaan hukum perkawinan Indonesia terkait dengan perkawinan WNI beda agama, mengapa keabsahan perkawinan WNI beda agama di luar negeri masih dipersoalkan dalam hukum perkawinan Indonesia, dikaitkan dengan asas pelanjutan keadaan hukum dan ketertiban umum, apakah bentuk perkawinan tersebut setibanya di Indonesia dapat diterima oleh masyarakat atau tidak. Hasilnya adalah bahwa perkawinan WNI beda agama yang dilaksanakan di luar negeri dapat dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai filosofi hukum perkawinan Indonesia, baik berdasarkan hukum agama, nilai-nilai filosofi masyarakat Indonesia dan sejarah perjuangan panjang legislasi hukum perkawinan Indonesia.

Sementara Siti Fatimah yang juga menyelesaikan program doktornya di UII Yogyakarta berhasil mempertahankan disertasinya pada sidang ujian terbuka di hadapan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH., SU., Prof. Denny Indrayana, LL.M., Ph.D., Prof. Dr. Arief Hidayat, SH., M.S., Prof. Dr. Gayus Lumbun, SH., MH., Prof. Dr. Saldi Isra, MPA., dan Dr. Nikmatul Huda, SH., M. Hum. Judul disertasinya: “Proliferasi Kekuasan Kehakiman setelah Perubahan UUD 1945”. Disertasi ini ingin mengkaji terjadinya proliferasi kekuasaan kehakiman di Indonesia setelah perubahan UUD 1945, bagaimana bentuknya serta bagaimana penguatan kelembagaan lembaga peradilan di Indonesia. Hasilnya adalah bahwa proliferasi kelembagaan terjadi karena beberapa alasan seperti penumpukan perkara di MA, munculnya public distrust terhadap lembaga peradilan dan tuntutatn penegakan hukum yang responsif serta adil dari masyarakat. Sementara Noorhaidi Hasan memperoleh gelar akademik guru besar (profesor) di tengah sangat ketatnya persyaratan untuk memperoleh gelar tersebut. Dari ratusan pengajuan hanya tiga yang lolos dari kalangan perguruan tinggi yang berada di bawah Kementerian Agama. Hal ini karena salah satu syarat diterimanya pengajuan guru besar adalah publikasi internasional di jurnal internasional luar negeri. Di usia yang relatif masih muda, dengan jabatan dekan yang sedang diembannya, tentu kiprah dan kontribusi profesor baru ini sangat diharapkan tidak hanya bagi kepentingan kelembagaan (Fakultas Syari’ah dan Hukum/UIN Sunan Kalijaga/Kemenag RI), tetapi lebih luas lagi bagi bangsa, negara, umat Islam dan peradaban kemanusiaan pada tingkat dunia. Di samping itu, harapannya Noorhaidi bisa menjadi inspirasi bagi kalangan muda khususnya untuk mengejar mimpi akademik menjadi guru besar di usia yang masih muda agar kontribusinya bisa lebih banyak dan lebih panjang. (Sumber)

Pendaftaran SBMPTN 2014, Yuuk Dilihat!

FIMNY.org – Beberapa hari lagi waktu yang ditunggu-tunggu oleh calon mahasiswa baru yang akan mendaftar di perguruan tinggi negeri akan tiba. Waktu tersebut adalah waktu pendaftaran Seleksi Bersma Masuk perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN 2014). Sesuai dengan informasi dari website resmi SBMPTN (http://www.sbmptn.or.id) bahwasannya “Pendaftaran SBMPTN 2014 Online Akan Dibuka Mulai Tanggal 12 Mei 2014 Sampai Dengan 6 Juni 2014”.

 

Latar Belakang


Seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN  melalui ujian tertulis secara nasional yang selama ini telah dilakukan menunjukkan berbagai keuntungan dan keunggulan, baik bagi peserta mahasiswa, PTN, maupun bagi kepentingan nasional. Bagi peserta, seleksi bersama menguntungkan karena lebih efisien, murah, dan fleksibel. Hal ini dikarenakan adanya mekanisme lintas wilayah.
Berdasarkan pengalaman yang sangat panjang dalam melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tertulis, maka pada tahun 2014, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) tetap menyelenggarakan ujian tertulis sebagai salah satu bentuk seleksi masuk PTN selain Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pelaksanaan Seleksi yang mengedepankan asas kepercayaan dan kebersamaan ini disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Selain untuk lulusan tahun 2014, SBMPTN  dilaksanakan untuk memberi kesempatan kepada lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2012 dan 2013  untuk mengikuti seleksi pada tahun 2014.
Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan validitas, reliabiltas, tingkat kesu­lit­­an, dan daya pembeda yang memadai. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek) dan/atau bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

Tujuan


  1. Mencari dan menjaring calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik.
  2. Memberi peluang bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.

Ketentuan Umum dan Prasyarat


  1. Ketentuan UmumSBMPTN 2014 adalah mekanisme seleksi masuk PTN melalui Ujian Tertulis dan/atau Keterampilan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
  2. Persyaratan
    1. Pendaftaran
      1. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2012, 2013, dan 2014. Lulusan tahun 2012 dan 2013 memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Lulusan tahun 2014 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.
      2. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembelajaran di program studinya.
  3. Penerimaan
    1. Lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, lulus SBMPTN 2014, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Pendaftaran


  1. Pendaftaran dilakukan secara online dan tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id.
  2. Tatacara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 6 Mei 2014.
  3. Pendaftaran online dibuka dari tanggal 12 Mei 2014 pukul 08.00 WIB sampai dengan 6 Juni 2014 pukul 22.00 WIB.
Pendaftaran online dapat juga dilakukan melalui Plasa Telkom  dan PT Pos di seluruh Indonesia.

Jenis Ujian


  1. Ujian Tertulis
    1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA).
    2. Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.
    3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.
  2. Ujian Keterampilan
    1. Ujian keterampilan diperuntukkan bagi peminat Program Studi bidang Ilmu Seni dan Keolahragaan.
    2. Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Seni terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni.
    3. Ujian Keterampilan Bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas tes kesehatan dan kesegaran jasmani.   
    4. Ujian Keterampilan dapat diikuti di PTN terdekat yang memiliki program studi yang sesuai dengan pilihan peserta. Daftar PTN penyelenggara ujian keterampilan secara lengkap dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.or.id.

Kelompok Ujian


Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu:
  1. Kelompok Ujian Saintek  dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek
  2. Kelompok Ujian Soshum  dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum
  3. Kelompok Ujian Campuran  dengan materi ujian  TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.

Kelompok Prodi dan Jumlah Pilihan


  1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek  dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti, yaitu:
    1. Kelompok ujian Saintek dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Saintek,
    2. Kelompok ujian Soshum dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dari kelompok program studi Soshum, dan
    3. Kelompok ujian Campuran dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi yang merupakan campuran dari  kelompok Saintek  dan  kelompok Soshum.
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN manapun.
  5. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan program studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah tempat peserta mengikuti ujian.
  6. Daftar wilayah pendaftaran, program studi, daya tampung per PTN tahun 2014, dan jumlah peminat  program studi per PTN tahun 2013 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.or.id mulai tanggal 14 April 2014.

Biaya Seleksi Ujian Tertulis dan Keterampilan


  1. Biaya seleksi ditanggung bersama oleh Pemerintah dan Peserta.
  2. Biaya seleksi yang ditanggung oleh peserta sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) termasuk biaya ujian keterampilan.
  3. Biaya seleksi dibayarkan ke Bank Mandiri. Jika dalam suatu daerah tidak ada kantor pelayanan Bank Mandiri, maka biaya seleksi dapat dibayarkan melalui Kantor Pos setempat atau ATM Bersama.
  4. Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

  1. Jadwal Ujian Tertulis
    1. Selasa, 17 Juni 2014
      1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA)
      2. Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek)
      3. Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum)
  2. Ujian Ketrampilan
    1. Ujian  Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Kamis, tanggal 18 dan/atau 19 Juni 2014

Pengumuman Hasil Ujian


Hasil ujian akan diumumkan pada hari Rabu, 16 Juli 2014 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://www.sbmptn.or.id.

Peserta Pelamar Program Bidikmisi


  1. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan Personal Indentification Number (PIN) untuk mendaftar SBMPTN melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id, tanpa harus membayar biaya ujian.
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak diterima melalui SNMPTN, dapat menggunakan KAP dan PIN yang dimiliki untuk mendaftar SBMPTN tanpa harus membayar biaya seleksi.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus melalui SNMPTN dan berkeinginan untuk mendaftar SBMPTN, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya seleksi dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana


  1. Informasi resmi mengenai SBMPTN dapat diakses melalui laman resmi http://www.sbmptn.or.id.
  2. Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui Twitter @SekreSBMPTN, Facebook: www.facebook.com/PanitiaSBMPTN, Helpdesk: http://halo.sbmptn.or.id, dan call center 0804 1 456 456.
  3. Alamat Panitia SBMPTN 2014: Gedung Rektorat Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35, Bandung 40135; Telepon (022) 842 88842; Faksimile (022) 842 88899.

Lain - Lain


Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN 2014 akan diinformasikan melalui laman http://www.sbmptn.or.id. dan Panduan Peserta SBMPTN 2014.


Sumber: http://www.sbmptn.or.id

Ahmad Lutfie: Saran Kalau Ingin Menjadi Jurnalis Muda, Yuk Simak!

Yogyakarta, FIMNY.org – Wakil Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A.  menjadi pemateri saat Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014. Pelatihan Jurnalis tersebut dilaksananakan pada Hari Sabtu, 26 April 2014 berlangsung di Ruang Aula II PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, dengan mengagkat tema “Melahirkan Pemuda Dengan Jiwa Jurnalis Dalam Mengawal Demokrasi”.

Dalam kesempatan Pelatihan Jurnalis tersebut, Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A. memberikan beberapa saran-saran kepada peserta Pelatihan Jurnalis FIMNY yang ingi menjadi jurnalis muda yang baik dan benar, saran tersebut adalah sebagai berikut: Pertama; Buatlah judul yang sederhana (simple) dan tepat sasaran (straightforward). Kedua; Buat tulisan yang membantu pembaca agar dapat memindai (scannable), misalnya dengan subjudul, highlight kata-kata penting dengan warna yang berbeda, cetak tebal, jenis huruf, ukuran huruf, hypertext/hyperlink. Ketiga; Buatlah tulisan pendek/ringkas. Satu alinea idealnya hanya terdiri dari 65 karakter. Keempat; Jika perlu, uraian panjang dipecah-pecah menjadi beberapa judul, sambungkan melalui multiple hyperlink. Kelima; Pembaca tidak suka tulisan panjang. Keenam; Gunakan tabel atau poin/angka urut ke bawah. Pembaca lebih mudah dan lebih nyaman membaca uraian berurut ke bawah daripada membaca alinea yang panjang. Ketujuh; Gunakan alinea/paragraf pendek dan jarak antar-alinea. Kelapan; Terapkan prinsip Piramida Terbalik -- yang penting di atas, uraian selanjutnya. Kesembilan; Gunakan bahasa sederhana dan ”informal”. Kesepuluh; Jika ada uraian panjang, hendaknya dipecah-pecah menjadi beberapa judul.


Cara penulisan dengan model Piramida Terbalik

Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Kedaulatan Rakyat Online (www.krjogja.com) tersebut lebih lanjut mengatakan, dalam pemilihan kata (diksi) yang tepat untuk menyatakan sesuatu, agar orang lain (pembaca/ pendengar/penonton) dapat segera memahami pikiran dan perasaan penulis/penutur. Contohnya: kata wafat, mati, tewas, gugur, koit, meninggal, mangkat, berpulang ke haribaan Tuhan dsb. Semua kata tersebut artinya sama tapi penggunaannya berbeda.

WaPemred Koran KR Jadi Pemateri Pelatihan Jurnalis FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Wakil Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A.  menjadi pemateri saat Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014. Pelatihan Jurnalis tersebut dilaksananakan pada Hari Sabtu, 26 April 2014 berlangsung di Ruang Aula II PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, dengan mengagkat tema “Melahirkan Pemuda Dengan Jiwa Jurnalis Dalam Mengawal Demokrasi”.

Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014 yang juga terselenggara atas kersasama Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) dengan PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta tersebut dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama dimulai jam 09.00 sampai dengan jam 12.00, sesi keduanya dilaksanakan pada jam 12.30 sampai dengan jam 14.00 di hari yang sama.

Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A. Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Online (www.krjogja.com) menyampaikan materi terkait “Kiat-kiat Menjadi Jurnalis Muda yang Benar”.

Pada kesempatan itu Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A. mengungkapkan bahwasannya dalam menggunakan bahasa jurnalis, seorang jurnalis harus menggunakan bahasa sebagai berikut: Pertama;  menggunakan bahasa yang “Singkat”, artinya bahasa jurnalistik harus menghindari penjelasan yang panjang dan bertele-tele. Kedua; menggunakan bahasa yang “Padat”, artinya bahasa jurnalistik yang singkat itu sudah mampu menyampaikan informasi yang lengkap. Semua yang diperlukan pembaca sudah tertampung di dalamnya. Membuang kata-kata mubazir dan menerapkan ekonomi kata. Ketiga;  menggunakan bahasa yang “Sederhana”, artinya bahasa pers sedapat-dapatnya memilih kalimat tunggal dan sederhana, bukan kalimat majemuk yang panjang, rumit, dan kompleks. Kalimat yang efektif, praktis, sederhana pemakaian kalimatnya, tidak berlebihan pengungkapan-nya (bombastis). Hindari kalimat panjang. Menggunakan bahasa awam dan menghindari penggunaan kata dan istilah  asing yang terlalu teknis dan ilmiah. Jika harus digunakan, maka  jelaskan pengertiannya. Keempat; menggunakan bahasa yang “Lugas”, artinya bahasa jurnalistik mampu menyampaikan pengertian atau makna informasi secara langsung dengan menghindari bahasa yang berbunga-bunga. Kelima; menggunakan bahasa yang “Menarik”, artinya dengan menggunakan pilihan kata yang masih hidup, tumbuh, dan berkembang. Menghindari kata-kata yang sudah mati. Keenam; menggunakan bahasa yang “Jelas”; bahasa yang digunakan mudah dipahami dan tidak menimbulkan makna ganda, serta tidak menggunakan bahasa kiasan. Jelas, artinya informasi yang disampaikan jurnalis dengan mudah dapat dipahami oleh khalayak umum (pembaca). Struktur kalimatnya tidak menimbulkan penyimpangan / pengertian makna yang berbeda, menghindari ungkapan bersayap atau bermakna ganda (ambigu).

Menggunkan Kalimat tunggal, jangan yang beranak, apalagi bercucu. Lanjut Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A. dalam kesempatan yang sama. Kalimat tunggal yang beranak dan bercucu misalnya: “Presiden SBY, yang menang dalam pemilihan umum tahun 2004 dengan mengalahkan Megawati, anak proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Bung Karno, yang tahun 1944 bertemu Kaisar Hirohito di istananya di Jepang, hari Jumat, hari keenam minggu keempat bulan Mei ini, akan bertolak ke Tokyo, ibu kota Jepang yang tahun 1945 lulu menyerah kepada Sekutu setelah dibom atom, bersama tujuh menteri, semuanya dari bidang kesejahteraan rakyat Kabinet Bersatu, bidang yang memang masih belum bisa ditangani dengan baik”, lanjutya.

Usai penyampaian materi di sesi pertama, dilakukan serah terima kenang-kenang dari Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) yang diwakili oleh Dedi Purwanto (Ketua Umum Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta) untuk pemateri Bapak Drs. H. Ahmad Lutfie, M.A. Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Kedaulatan Rakyat Online (www.krjogja.com) yang juga sebagai Wakil Pemimpin Redaksi PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta.

Seperti yang diberitakan sebelumnya di FIMNY.org, Ketua Umum Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) saudara Dedi Purwanto dalam sambutannya mengatakan, Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014 ini merupakan Acara Inti yang diadakan dalam rangka memperingati Hari ulang Tahun Ke-6 Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY). Selain Pelatihan Jurnalis, dalam Rangka HUT ke-6 FIMNY ini juga diadakan beberapa agenda yaitu: Turnamen Bola Mini dilaksa pada tanggal 8-11 Mei 2014 di Lapangan Brimob DIY, Turnamen Catur dilaksanakan pada tanggal 10-11 Mei 2014 di Aula Asrama KEPMA Bima-Yogyakarta, Turnamen Futsal dilaksanakan pada Tanggal 31 Mei 2014-1 Juni 2014 di Lapangan Futsal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan yang terakhir sebagai puncak acara juga sebagai Hari Lahirnya FIMNY diadakan Refleksi HUT ke-6 FIMNY dan doa Bersama pada tanggal 2 Juni 2014 di Panggung Demokrasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Direktur Keuangan KR Jogja Beri Sambutan Saat Pelatihan Jurnalis FIMNY


Jamaludin, S.E.I., M.Ec.Dev. (Senior FIMNY) saat memberikan kenang-kenangan
pada  Imam Satriyadi,S.H.  untuk PT. BP Kedaulatan Rakyat.

Yogyakarta, FIMNY.org – Direktur Keuangan PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta Bapak Imam Satriyadi, S.H. memberikan sambutan saat Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014. Pelatihan Jurnalis tersebut dilaksananakan pada Hari Sabtu, 26 April 2014 berlangsung di Ruang Aula II PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, dengan mengagkat tema “Melahirkan Pemuda Dengan Jiwa Jurnalis Dalam Mengawal Demokrasi”.

Imam Satriyadi, S.H. hadir di lokasi acara tepatnya pada jam 09.00 WIB. Saat sambutannya, Bapak Imam Satriyadi, S.H. selaku Direktur Keuangan PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta yang mewakili Direktur Utama  PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta Bapak dr. Gun Nugroho Samawi. Dalam sambutannya, Imam Satriyadi, S.H. mengatakan menyambut baik kehadiran dan adanya Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014, ini menjadi salahsatu ajang silaturrahmi kita bersama.

Usai acara ceremonial berupa sambutan-sambutan dilakukan, dilakukan serah terima kenang-kenang dari Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) yang diwakili oleh Kakanda Jamaludin, S.E.I., M.Ec. Dev. (Senior FIMNY) untuk PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta yang diwakili oleh Bapak Imam Satriyadi, S.H. selaku Direktur Keuangan PT. Badan Penerbit Koran Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta.

Seperti yang diberitakan sebelumnya di FIMNY.org, Ketua Umum Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) saudara Dedi Purwanto dalam sambutannya mengatakan, Pelatihan Jurnalis Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) 2014 ini merupakan Acara Inti yang diadakan dalam rangka memperingati Hari ulang Tahun Ke-6 Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY). Selain Pelatihan Jurnalis, dalam Rangka HUT ke-6 FIMNY ini juga diadakan beberapa agenda yaitu: Turnamen Bola Mini dilaksa pada tanggal 8-11 Mei 2014 di Lapangan Brimob DIY, Turnamen Catur dilaksanakan pada tanggal 10-11 Mei 2014 di Aula Asrama KEPMA Bima-Yogyakarta, Turnamen Futsal dilaksanakan pada Tanggal 31 Mei 2014-1 Juni 2014 di Lapangan Futsal UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan yang terakhir sebagai puncak acara juga sebagai Hari Lahirnya FIMNY diadakan Refleksi HUT ke-6 FIMNY dan doa Bersama pada tanggal 2 Juni 2014 di Panggung Demokrasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.