Munazar Akan Sampaikan Materi Wawasan Kebangsaan Saat LDK FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Dewasa ini kesadaran pemuda/mahasiswa mempelajari wawasan kebangsaan sangat minim, tidak tahu kenapa, dan kenapa bisa seperti itu, itu semua akan menjadi PR tersendiri bagi kita yang merasa terpanggil hati dan jiwanya untuk sama-sama lebih menyadarkan diri kita dan kawan kerabat kita agar senantiasa menyadari dan mau mempelajari dan memperdalam wawasan kebangsaan tersebut. Perjuangan bangsa Indonesia dalam rangka membentuk “satu kesatuan sebagai bangsa “nation” dan “membentuk negara yang merdeka” penuh dengan dinamika dan pasang surut. Dimulai dari Perjuangan para pemuda, sejak 1908 yang selalu kita peringati dengan Hari kebangkitan Nasional, tanggal 20 Mei 1908, disitulah kita telah mengenal Kehidupan Berbangsa dan berpolitik; Setelah itu dilanjutkan dengan Sumpah Pemuda, para pemuda di seluruh Indonesia berkumpul dari perwakilan pemuda di seluruh Indonesia. Dari berbagai peristiwa perjalanan perjuangan tersebut ada suatu peristiwa yang perlu terus kita jadikan sebagai catatan penting, karena pada saat-saat itulah sebuah komitmen atau konsensus bangsa diletakkan, oleh para pemuda. Peristiwa dimaksud adalah “Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang kemudian sehari setelah itu dilanjutkan dengan pengesahan UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara”. Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945 merupakan konsensus nasional (semua warga bangsa) bahwa pengaturan kehidupan berkebangsaan dan kehidupan bernegara dalam negara Indonesia yang dibentuk disepakati dengan dilandasi oleh ideologi negara yang disebut Pancasila, dilandasi oleh sebuah konstitusi negara yang disebut UUD NRI Tahun 1945, disepakati mengenai konsepsi bentuk negaranya adalah negara kesatuan Republik Indonesia, dan disepakati bahwa masyarakatnya berada dalam satu ke-Indonesia-an yang terdiri dari berbagai suku/ras/etnis, budaya, agama dan norma-norma kehidupan yang mencerminkan dalam Bhinneka Tunggal Ika.
   
Dalam prosesi rangkaian acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) salah satu materinya Yaitu “Membangun Pemuda / Mahasiswa yang Berwawasan Kebangsaan” dengan tujuan Terpeliharanya rasa nasionalisme generasi muda dan rasa solidaritas dengan menumbuhkan jiwa kebangsaan sebagai bangsa Indonesia, materi ini akan disampaikan Oleh Saudara Munazar (Ketua Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Indonesia Yogyakarta) yang akan disampaikan pada Hari Sabtu, Tanggal 25 Januari 2014. Seperti apa dan bagaimana “Membangun Pemuda / Mahasiswa yang Berwawasan Kebangsaan” tersebut, akan dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut, oleh karena itu, jangan lewatkan tuk menghadiri acara tersebut.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rio Ramabaskara Akan Sampaikan Materi Kepemimpinan Saat LDK FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Seorang pemimpin terkadang berbanding seratus, bahkan seribu orang. Dan seorang pemimpin pilihan kadang kala imbangannya adalah satu bangsa, sehingga dikatakan: “Seorang pemimpin yang punya cita-cita besar bisa menghidupkan satu bangsa”. Jenis Kepemimpinan dewasa ini kita kenal diantaranya: Kepemimpinan Otokrat, Kepemimpinan Demokratis, Kepemimpinan Laissez Faire, dll.

Seperti contoh konkrit kita ambil beberapa sifat Rasulullah, diantaranya, “Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah”. (1) Siddiq ertinya benar, Benar adalah suatu sifat yang mulia yang menghiasi akhlak seseorang yang beriman kepada Allah dan kepada perkara-perkara yang ghaib. (2) Amanah ertinya benar-benar boleh dipercayai. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, nescaya orang percaya bahawa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. (3) Tabligh ertinya menyampaikan. Segala firman Allah SWT yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Baginda. Tidak ada yang disembunyikan walaupun ianya menyinggung Baginda sendiri. (4) Fathonah ertinya bijaksana. Mustahil bagi seseorang Rasul itu bersifat bodoh atau jahlun. Dalam menyampaikan ayat Al-Quran dan kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadis memerlukan kebijaksanaan yang luar biasa.

Dalam prosesi rangkaian acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) salah satu materinya Yaitu “Manajemen Kepemimpinan Progresif” dengan tujuan melahirkan pemimpin yang efektif dan progresif serta terpeliharanya pemimpin yang berkarakter, materi ini akan disampaikan Oleh Kakanda Rio Rama Baskara, S.H. (Advokat Publik) yang akan disampaikan pada Hari Sabtu, Tanggal 25 Januari 2014. Seperti apa dan bagaimana “Manajemen Kepemimpinan Progresif” tersebut, akan dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut, oleh karena itu, jangan lewatkan tuk menghadiri acara tersebut.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sugiarto Akan Sampaikan Materi Kemahasiswaan Saat LDK FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Definisi mahasiswa diambil dari suku kata pembentuknya. Maha dan Siswa, atau pelajar yang paling tinggi levelnya. Sebagai seorang pelajar tertinggi, tentu mahasiswa sudah terpelajar, sebab mereka tinggal menyempurnakan pembelajarannya hingga menjadi manusia terpelajar yang paripurna. Apakah yang diharapkan dari seorang mahasiswa ? Memang harapan ini terbagi pada stratanya, yaitu untuk strata S1, seorang mahasiswa diharapkan mampu memahami suatu konsep, dapat memetakan permasalahan dan memilih solusi terbaik untuk permasalahan tersebut sesuai pemahaman mendalam konsep yang telah dipelajari. Untuk strata S2, mahasiswa diharapkan mampu merumuskan sesuatu yang berguna atau bernilai lebih untuk bidangnya. Sedangkan S3 diharapkan mampu menyumbang ilmu baru bagi bidangnya. Dari semua strata ada hal yang harus terus secara konsisten diperlihatkan oleh mahasiswa. Yaitu dalam menghadapi permasalahan, seorang mahasiswa harus melakukan analisa terhadap masalah itu. Mencari bahan pendukung untuk lebih memahami permasalahan tersebut. Kemudian memunculkan alternatif solusi dan memilih satu solusi dengan pertimbangan yang matang. Dan pada akhirnya harus mampu mempresentasikan solusi yang dipilih ke orang lain untuk mempertanggung jawabkan pemilihan solusi tersbut. Organisasi mahasiswa kalo di kampus biasanya kita mengenal organisasi Intra dan Organisasi Ekstra Kampus. Apa pula organisasi etnis/organisas kedaerahan, salah satu organisasi daerah yaitu FIMNY.

Dalam prosesi rangkaian acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) salah satu materinya Yaitu “Membangun Paradigma Kemahasiswaan” dengan tujuan menjadikan mahasiswa yang sadar dan tanggap dengan kondisi sosial masyarakat serta melahirkan mahasiswa yang kritik dan inovatif dalam segala bidang, materi ini akan disampaikan Oleh Saudara Sugiarto, S.H. (Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Yogyakarta) yang akan disampaikan pada Hari Sabtu, Tanggal 25 Januari 2014. Seperti apa dan bagaimana “Paradigma Mahasiswa” tersebut, akan dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut, oleh karena itu, jangan lewatkan tuk menghadiri acara tersebut.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ajwar Anas Akan Sampaikan Materi Keorganisasian Saat LDK FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Secara etimologi organisasi berasal dari kata organ yaitu struktur atau susunan tubuh yang terdiri dari kepala, badan dan kaki. Secara terminologi organisasi adalah perkumpulan dua orang atau lebih yang memiliki tujuan tertentu. Organisasi merupakan wadah atau tempat persekutuan dua orang atau lebih manusia yang melakukan kerjasama untuk mencapai tujuan. Orang mendirikan organisasi karena, banyak alasan antara lain karena organisasi dapat melakukan suatu kegiatan yang tidak mungkin dilakukan seorang diri. Organisasi sangat penting dalam kehidupan masyarakat, karena dapat memberikan berbagai keuntungan maupun dapat memberikan kemudahan dalam pencapaian tujuan secara efektif dan efesien. Disamping organisasi dipandang sebagai wadah, organisasi juga dapat dipandang sebagai proses manusia untuk berinteraksi dan bereaksi melakukan berbagai aktifitas masing-masing. Karakteristik penampilan oraganisasi ditentukan oleh manusianya sendiri, karena manusia dalam organisasi memiliki dua karakter utama, yaitu perilaku (behavior) dan gaya (style). Dua karakter manusia ini dalam sebuah organisasi sangat dipengaruhi oleh kejiwaan (psychology) atau roh manusia. Berorganisasi merupakan rutinitas wajib bagi pemuda/mahasiswa dewasa ini, karena dengan berorganisasi kita bisa mengasah dan mengembangkan diri, melatih untuk disiplin, loyalitas, bersahabat, bekerja secara tim, dll.

Dalam prosesi rangkaian acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) salah satu materinya Yaitu “Membangun Idealisme dalam Organisasi” dengan tujuan Melahirkan insan yang organisatoris serta melahirkan generasi muda yang ideal dan Transformatif, materi ini akan disampaikan Oleh Saudara Ajwar Anas yang akan disampaikan pada Hari Jumat, Tanggal 24 Januari 2014. Seperti apa dan bagaimana “Keorganisasian” tersebut, akan dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut, oleh karena itu, jangan lewatkan tuk menghadiri acara tersebut.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Muhtar Abdullah Akan Sampaikan Materi Ketauhidan Saat LDK FIMNY

Yogyakarta, FIMNY.org – Seorang muslim meyakini bahwa tauhid adalah dasar Islam yang paling agung dan hakikat Islam yang paling besar, dan merupakan salah satu syarat merupakan syarat diterimanya amal perbuatan disamping harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Dalam wawasan Islam, istilah "tauhid" memiliki makna yang sangat agung dan luas. Kalangan cendekiawan Muslim pada umumnya menggolongkan jenis-jenis ketauhidan menjadi "tauhid dalam zat" (dzati), "tauhid dalam sifat" (sifati), dan "tauhid dalam perbuatan" (fi’li). Namun, sayang, ternyata ada sebagian pihak yang justru menyalahgunakan istilah yang suci ini -sebagaimana mereka juga sering melakukannya terhadap pelbagai hal suci lainnya. Mereka menjadikan istilah tauhid sebagai slogan semata, seperti masyarakat yang tauhid, tentara yang tauhid dan sehagainya. Padahal, sesungguhnya mereka hendak menggunakan semua itu sebagai pembenaran terhadap sistem sosial komunisme yang mereka junjung tinggi-tinggi berupa kepemilikan bersama dan penghapusan kasta (penyamarataan).

Dalam prosesi rangkaian acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” yang diselenggarakan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) salah satu materinya Yaitu terkait “Pentingnya Memahami Ketauhidan” dengan tujuan Membentuk generasi Muda yang melahirkan Intelektual berjiwa Ulil Albab, materi ini akan disampaikan Oleh Muhtar Abdullah, SE (Pengajar Pondok Pesantren Tauhidul Ummah Yogyakarta) yang akan disampaikan pada Hari Jumat, Tanggal 24 Januari 2014. Seperti apa dan bagaimana “Ketauhidan” tersebut, akan dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut, oleh karena itu, jangan lewatkan tuk menghadiri acara tersebut.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

FIMNY Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan 2014

Yogyakarta, FIMNY.org – Pelajar dan Mahasiswa sebagai civitas dan pelaku pendidikan merupakan sumber daya potensial yang secara bertanggung jawab di tuntut harus menyiapkan diri dan mengembangkan diri selaku kader penerus dan pelaku pembangunan dimasa yang akan datang. Berkenaan dengan itu, sebagai Intelektual muda harus siap menghadapai tantangan dan perkembangan jaman serta kemajuan teknologi yang semakin pesat. Dengan mengembangkan potensi diri yang dirasa ini belum maksimal dikembangkan sehingga kemudian dapat dimanfaatkan dan di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam memperlancar roda organisasi perlu adanya regenerasi agar bisa menopang langkah gerak suatu organisasi, dengan membentuk kesadaran para generasi baru untuk bisa turut andil dalam menjalankan roda-roda organisasi serta bisa mengenyam dengan indah hasil yang ia daat dalam berorganisasi, serta kelak bisa mengamalkannya bila bersentuhan dengan masyarakat Luas. Berangkat dari suatu kesadaran tersebutlah, Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) akan menyelenggarakan “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” pada Hari Jumat-Minggu, Tanggal 24-26 Januari 2013 pukul 09.00-selesai dengan mendatangkan Pembicara yaitu Pembicara Pertama Pak Muhtar Abdullah, SE (Pengajar di Pondok Pesantren Tauhidul Ummah Yogyakarta) berkesempatan menyampaikan perihal “Pentingnya Memahami Ketauhidan”. Pembicara kedua Saudara Ajwar Anas (Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Negeri Yogyakarta), berkesempatan menyampaikan materi terkait “Membangun Idealisme dalam Organiasi”. Pembicara Ketiga Saudara Sugiarto, SH (Ketua Umum DPC PERMAHI Yogyakarta / Staff LBH Yogyakarta), berkesempatan menyampaikan materi terkait “Membangun Paradigma Kemahasiswaan”. Pembicara Keempat Bang Rio Ramabaskara, SH (Advokat Publik), berkesempatan menyampaikan materi terkait “Manajemen Kepemimpinan Progresif”. Pembicara Kelima Munazar (Ketua Umum IKPMDI-Yogyakarta), berkesempatan menyampaikan materi terkait “Membangun Pemuda / Mahasiswa yang Berwawasan Kebangsaan”. Pembicara Keenam Kakanda Aya Billy (Pembina Budayawan Rimpu Yogyakarta), berkesempatan menyampaikan perihal “Manajemen Persidangan”.

Diharapkan kepada Seluruh Anggota Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) dan seluruh warga Bima yang berada di Yogyakarta untuk mengikuti acara tersebut, Info Lanjut Hubungi Sekretariat FIMNY beralamat Samirono CT VI/087 RT 002 RW 001, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupatn Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta atau Hubungi Nomor 08991938023 (Mulyadin) | Email/FB: fimnyjogja@yahoo.com | Twitter: @FIMNYJOGJA | Website: www.fimny.org | Klik Undangan Acara.

Acara “Latihan Dasar Kepemimpinan FIMNY 2014” ini dipersembahkan oleh Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY), diselenggarakan di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.