Mahasiswa Bima Yogyakarta Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok NTB

Suasana Posko KEPMA Bima-Yogyakarta di Lombok NTB.
Lombok Barat, FIMNY.or.id -- Keluarga Pelajar Mahasiswa (KEPMA) Bima-Yogyakarta ambil bagian dalam membantu para korban gempa 7,0 skala riter yang terjadi di pulau Lombok beberapa waktu lalu mengakibatkan ratusan orang meninggal, ribuan luka-luka dan rumah penduduk hancur. Para mahasiswa ini terjun langsung dari Yogyakarta ke Lombok dalam pendistribusian kebutuhan masyarakat korban gempa.

Anggota KEPMA Bima-Yogyakarta tersebut dalam pendisribusian bantuan dilakukan di berbagai titik dan di bantu oleh para relawan dari FKP Macerdas Mataram, seperti saat pemberian bantuan berupa beras, air mineral mie instan, susu, tikar, obat-obatan dan keperluan bayi di Desa Gunung Sari Dusun Kapek Atas Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat pada Senin, 13/8/2018 sore.

Menurut penanggung jawab relawan KEPMA Bima-Yogyakarta Ismail mengatakan bahwasannya pendistribusian dilakukan langsung ke lokasi bencana dengan bantuan relawan asal Bima yang studi di Mataram dan sekitarnya, "Kami langsung datang dari Yogyakarta ke Lombok untuk membantu masyarakat korban gempa, untuk pendristribusian akan kami lakukan di beberapa titik di kabupaten Lobar dan KLU serta kami di bantu oleh organisasi FKP Macerdas Mataram, alhamdulillah mereka sangat bersemangat dalam membantu masyarkat lain, meskipun mereka juga korban gempa," terang Ismail, SHI.

Sementara itu, sejumlah masyarkat yang menerima bantuan sangat berterimakasih karna telah meringankan beban dan memenuhi kebutuhan di tenda pengungsian, "Kami sangat berterimakasih kepada KEPMA Bima-Yogyakarta yang meringankan langkahnya jauh-jauh datang dari Jogja membawa bantuan kepada kami di tenda pengugsian ini, semoga kalian semua sehat selalu," ucap salah seorang warga usai serah terima bantuan dari KEPMA Bima-Yogyakarta.

Lebih lanjut Ismail mengatakan, "Untuk pendistribusian berikutnya kami akan lakukan hari rabu 15/8/2018 di KLU berupa beras 2,5 ton, air mineral ratusan dus,  susu bayi, susu kental, sabun, makanan berupa mie instan, roti, tikar, obat-obatan serta lainnya, ini semua berdasarkan kebutuhan dari hasil survei yang di lakukan oleh relawan kami yang turun di lokasi," ucap mahasiswa Jogja ini.

Lebih jauh Ismail yang juga mantan pengurus Pusat Studi Mahasiswa Pascasarjana (PUSMAJA) Mbojo-Yogyakarta berharap peristiwa gempa yang terjadi tidak terjadi lagi dikemudian hari dan waktu. "Kami berharap, mudah-mudahan bantuan yang kami distribusikan ini sedikit membantu para korban gempa dalam memenuhi kebutuhan para korban sementara waktu ini, dan semoga bencana seperti ini tidak ada lagi di negeri kita tercinta ini," harap Ismail. (**)

FIMNY Sumbang Buku dan Rak Buku untuk Pustaka Semesta

Pengurus FIMNY saat menyerahkan sumbangan buku untuk Pustaka Semesta. 
Bima, FIMNY.or.id -- Bombo Ncera adalah salah satu tempat wisata alam (air terjun) yang ada di ujung utara Desa Ncera, dulu Bombo Ncera belum ada yang mengurusi secara intens sehingga belum tertata dengan baik dan fasilitas pendukung lainnya pun belum tersedia.

Kondisi Bombo Ncera sekarang sudah sangat beda, jauh lebih bagus dari beberapa tahun sebelumnya. Saat ini Bombo Ncera sudah mempunyai fasilitas pendukung wisata yang lengkap seperti Toilet, Masjid, Tempat Ganti, dan fasilitas lainnya. Tiap hari, entah hari biasa lebih-lebih akhir pekan banyak sekali pengunjung yang datang. Selain dikenal sebagai wisata alam dengan kemurnian airnya, Bombo Ncera juga sekarang sudah dikenal dengan Wisata Edukasi, karena saat ini sudah memiliki perpustakan yang diberi nama “Pustaka Semesta” berkat keuletan dan kreatifitas Komunitas Pemuda Pemerhati Bombo Ncera (KPPBN).

Kebutuhan perpustakaan Semesta masih sangat terbatas, untuk menunjang kebutuhan pustaka tersebut, tanggal 17 Juni 2018 Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) telah memberikan sumbangsih berupa buku sebanyak  4 (empat) kardus buku, dengan jumlah kurang lebih 100 buah buku. Buku yang disumbang FIMNY sangat bervariasi, mulai dari buku SD, SMP, SMA sampai dengan buku yang layak dibaca oleh mahasiswa/mahasiswi maupun ibu-ibu rumah tangga yang akan melakukan kunjungan wisata di Bombo Ncera.

Kondisi Pustaka Semesta masih begitu terbatas, salahsatunya masih kekurangan rak buku dan lainnya, sehingga masih sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Melihat kondisi tersebut, FIMNY juga memiliki inisiatif untuk membuatkan rak buku yang akan diletakkan di Pustaka Semesta Bombo Ncera agar buku-buku yang ada tersimpan dengan aman serta mudah ditata dengan rapi.

Ketua KPPBN Aswad, S.Pd. yang biasa dikenal luas dengan nama Yuke, mengatakan bahwasannya dia merasa senang dan bangga atas sumbangat yang diberikan FIMNY. “Sebagai ketua KPPBN, saya merasa senang dan salut, ini merupakan suatu kebanggan kami sebagai komunitas atas partisipasinya rekan-rekan FIMNY yang sudah ikut berkontribusi ataupun memberikan beberapa sumbangan buku empat kardus, nantinya semoga dapat bermanfaat baik untuk pengunjung dari lokal, nasional maupun dari wisatawan Internasional, terutama untuk menambah wawasan adek-adek yang khususnya di kecamatan Belo,” ujar Yuke.

Lebih lanjut, Yuke menyampaikan pesan dan kesannya untuk FIMNY serta mengajak kembali untuk tidak bosannya menyumbangkan buku-buku yang dimiliki buat menambah lebih banyak lagi koleksi Pustaka Semesta, “Semoga ketika ada lagi buku-buku yang lebih, mungkin bisa dibawa kesini, yang harapannya karena untuk menambah kelengkapan buku di Pustaka Semesta ini, mungkin ada buku-buku yang kurang disini nantinya bisa ditambah atau dikondisikan untuk dibawa kesini lagi,” ajak Yuke.

Atasnama keluarga besar FIMNY, Gajali sebagai Ketua Umum, berharap dengan adanya sumbangan buku dari FIMNY, masyarakat juga bisa sambil santai dan membaca buku-buku yang ada di Pustaka Semesta. “Semoga dengan adanya penambahan buku itu wisatawan tidak hanya terfokus dengan penyuguhan keindahan alam di Bombo Ncera atau dengan adanya tambahan spot-spot baru saja, tapi juga wisatawan bisa memanfaatkan buku-buku yang ada sebagai penambahan ilmu yang sudah tersedia di Pustaka Semesta Bombo Ncera,” beber Gajali.

Keluarga FIMNY saat membuat rak buku yang akan disumbang untuk Pustaka Semesta. 

Sejak berdirinya KPPBN, wisata Bombo Ncera jadi banyak spot foto dan makin menarik dan nyaman untuk dikunjungi. Setiap hari tiada hentinya wisatawan yang datang mengunjungi Bombo Ncera, baik pengunjung dari Desa Ncera terlebih lagi pengunjung dari luar Desa Ncera. Untuk itu, dengan adanya berbagai macam buku-buku yang ada di Pustaka Semesta dapat menarik pengunjung terlebih lagi dapat meningkatkan minat baca ke pengunjung Bombo Ncera khususnya untuk pelajar-pelajar yang ada di kecamatan Belo. Bagi yang punya koleksi-koleksi buku bacaan, Pustaka Semesta juga tetap menerima sumbangan sebagai penambah koleksi perpustakaan.


Penulis: Nursuciyati
Pengurus Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY)