FIMNY Rayakan HUT Ke-X dengan Agenda FIMNY Intelektual Club dan Pentas Seni

Suasana acara FIMNY Intelektul Club (1/6/2018).
Yogyakarta, FIMNY.or.id – Forum Intelektual Muda Ncera Yogyakarta (FIMNY) merayaakan hari ulang tahun (Jumat-Sabtu, 01-02 Juni 2018), acara ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh pengurus FIMNY dan Acara perayaan HUT FIMNY yang ke-X terdapat dua rangkaian acara, yang pertama acara FIMNY Intelektual Club (FIC) dan Penyambutan Mahasiswa Baru-Bima Dompu tahu 2018 bertema “Menjaga Esensi dan Eksistensi Mahasiswa sebagai pelopor di Era Milenial” yang dilangsung pada Jum’at, 1 Juni 2018 pukul 20:30-selesai dan bertempat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Masyarakat D.I.Y (Jl. Sorowajan Baru Nomor 1, Sorowajan, Banguntapan, Bantul, DIY), acara kedua yaitu acara Pentas Seni yang bertema “Ta Kasama Weki di Salaja FIMNY Ara Dana Loja” yang berlangsung pada Sabtu, 2 Juni 2018 pukul 22:00 WIB-selesai dan bertempat di Omah PMII-Yogyakarta. Kedua rangkaian acara tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa Bima-Dompu yang Ada di Yogyakarta dan acara tersebut berlangsung dengan lancar dan damai.

FIMNY Intelektual Club dan Penyambutan Mahasiswa Baru Bima-Dompu tahun 2018 dihadiri oleh ketiga pemateri, pemateri pertama yaitu Ketua Umum PUSMAJA Mbojo Yogyakarta Periode 2015-2017 M. Jamil, S.H. (Pandangan dari Sisi Akademis), pemateri kedua Ketua DPC GMNI Yogyakarta Julio Adi Putra Hutabarat (Pandangan dari Segi Aktivis) dan pemateri ketiga Ketua DPC PKB Kota Yogyakarta dan juga Ketua Karang Tarunan Kota Yogyakarta Solihul Hadi, S.H. (Pandangan dari Segi Politisi). Untuk memperlancar berjalannya acara, maka dimoderatori oleh Abdurrahman Ismail.

Saat hari kedua, Pentas Seni, berbagai macam hiburan yang di tampilkan pada acara tersebut diantaranya, tari tradisional Bima (Tari Wura Bongi Monca, Tari Sangiang, Tari Haju Jati, Tari Kipas, Tari Gantao, Tari Wa’a Mama), Akustik, Kalero, Drama dan Kareku Kandei.

Terkait rangkaian acara yang diselenggarakan FIMNY, berbagai apresiasi yang disampaikan, terutama dari para pemateri FIC. M Jamil, S.H., selaku senior FIMNY berimakasih kepada seluruh pengurus dan panitia HUT FIMNY atas inisiasi yang dilakukan. “Acaranya luar biasa bagus tinggal dimasifkan lagi kepeloporannya, hindari segala sesuatu kesalahan-kesalahannya, mudah-mudahan kedepannya lebih baik lagi dan lebih jaya lagi, sukses buat FIMNY, jayalah FIMNY, siaplah bertempur untuk memberikan kontribusi yang nyata untuk bangsa dan dunia,” beber Jamil.

Senada dengan itu, Ketua Karang Tarunan Kota Yogyakarta Solihul Hadi, S.H. juga mengapresiasi kegiatan FIMNY. “Acaranya sudah sangat bagus sekali, mohon untuk ditingkatkan, syukur acara ini dari kepatiaannya bisa bersinergi dengan pemerintah setempat, artinya ada apresiasi langsung yang nantinya agar lebih menunjang baik untuk organisasi maupun secara personal kemampuan intelektual teman-teman FIMNY dan mampu menjalin komunikasi tidak hanya dengan mahasiswa saja, tapi juga mencoba untuk mulai menggandeng pemerintah setempat sehingga bisa di lirik dan tentunya untuk eksistensinya agar lebih mengalami level Up,” ucap Solihul Hadi. 

Hal yang sama, apresiasi, juga diberikan oleh Ketua DPC GMNI Yogyakarta Julio Adi Putra Hutabarat. “Jangan sampai organisasi daerah itu menjadi organisasi yang akskusif terhadap bangsa dan negara karena sejarah mencatat organisasi daerah menjadi salah satu organisasi penting yang ikut membicarakan bangsa dan negara sebelum kita merdeka, karena kondisi nasional mempengaruhi kondisi Bima dan yang menjadi catatan adalah bagaimana mahasiswa Bima meningkatkan semangat belajar di Yogyakarta, ambillah dan curilah ilmu sebanyak-banyaknya di kota pendidikan ini karena kedepan Bima ada ditangan kawan-kawan,” katanya. (Siti Hawa)

Suasana acara Pentas Seni FIMNY (2/6/2018)

Mahasiswa Bima-Dompu di Jogja Canangkan Dua Agenda Besar

Arif Rahman.
Yogyakarta, FIMNY.or.id -- Agenda Malam Keakraban (MAKRAB) Raya dan Pawai Rimpu rencananya akan digelar pada tanggal 25-26 Agustus dan 2 September 2018 oleh Komunitas Kasama Weki Ndai Mbojo-Dompu. Event yang bersegmentasi pada mahasiwa asal Bima dan Dompu sepulau Jawa tersebut menargetkan diikuti oleh 1200 peserta. Beragam kegiatan menarik akan dihelat pada masing-masing agenda yang bertema, "Merajut Kebersamaan di Kota Budaya".

Mantan Ketua KEPMA Bima-Yogyakarta Arif Rahman, yang juga sebagai koordinator acara event menjelaskan, kekompakan dan kesepahaman serta kedekatan secara emosional menjadi tujuan utama dari event yang akan dihelat. "Tujuan dari agenda ini yaitu mengangkat nilai-nilai kebudayan dan khasanah daerah, hal ini juga merupakan tanggungjawab generasi sebagai pengakuan terhadap semboyan Bhineka Tunggal Ika," beber Arif.

Kata Arif, adanya budaya rimpu menjadi sesuatu hal yang perlu di lestarikan keberadaannya agar semakin luas dikenal secara nasional bahkan dunia. "Rimpu adalah satu-satunya bentuk adat yang berkembang di daerah Bima dan Dompu. Inilah yang menjadikan Rimpu sebagai sesuatu yang unik dan khas," ucap Arif.

Untuk memeriahkan acara, kata Arif, dalam dua agenda besar ini akan diisi dengan berbagai macam kegiatan yang menarik. "Rencananya saat Makrab akan ada training motivasi, pelatihan team work dan malam unggun berbudaya. Sedangkam saat Pawai Rimpu akan ada juga seni gerak kolosal rimpu dan saremba tembe," kata Arif.

Lokasi Makrab, akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Kepurun, sedangkan untuk Pawai Budaya akan dimulai di mandalakrida - kridasono - gramedia - tugu - malioboro - alun alun utara. (Siti Hawa)